Ketum Bamus Betawi Eki Pitung Apresiasi Pernyataan Ketua Komisi A Terkait Sertifikasi Kebudayaan Betawi

Jakarta, temponews.online - Ketua Umum Badan Musyawarah (Bamus) Betawi, M Rifki alias Eki Pitung, mengapresiasi apa yang dsampaikan oleh Ketua Komisi A Pak Mujiono.

Yakni terkait Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (DKJ) yang memberi kewenangan khusus kepada Bamus Betawi untuk menyertifikasi kebudayaan Betawi, dan langkah Ketua Komisi A yang meminta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) memperkuat dan membangun kekompakan Bamus Betawi.

Menurut Eki Pitung, memang sudah saatnya potitioning Bamus Betawi bisa menjadi organisasi keadatan yang mengeluarkan sertifikasi Kebetawian di Jakarta. 

Karena sejak terbitnya Perda 4 Pelestarian Budaya Betawi Tahun 2015 dan Pergub 229 tentang ikon-ikon Betawi, hal ini seperti jalan di tempat dan kurang tersupport dari semua Pihak. 

"Nah Keputusan DPRD tentang Sertifikasi ini kami dari Bamus Betawi mengapresiasi dan siap menjalankan apa yg telah ditetapkan," tutur Eki Pitung. 

"Bamus Betawi akan tegas kedepan melaksanakan Perda 4 dan Pergub 229 ini di Jakarta khususnya," ujar Bang Eki. 

"Kami selalu berkoodinasi bersama Forkompimda Daerah Khusus Jakarta. Dan Insha Allah khusus DKJ ini dan Sertifikasi ini akan kami diskusikan melalui FGD bersama Dirjen Otda di Kantor Kemendagri bersama para Pimpinan-pimpinan Daerah dan Tokoh-tokoh Jakarta juga Tokoh Betawi tentunya agar UU DKJ yang baru ini kita sama-sama turut bertanggung jawab dan menjalankan sesuai amanah UU DKJ tersebut," paparnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi A DPRD Provinsi DKI Jakarta Mujiyono meminta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) memperkuat dan membangun kekompakan Bamus Betawi.

“Kaitan dengan Bamus Betawi, Provinsi DKJ nantinya memiliki kewenangan khusus baru yaitu kewenangan khusus bidang kebudayaan dimana Bamus Betawi akan berperan dominan yang istilahnya sertifikasi kebudayaan Betawi,” ujar Mujiyono di Grand Cempaka, Puncak, Bogor, Jumat (26/4).

Ia berharap, Bamus Betawi bisa memiliki peran seperti Pecalang di Bali, yakni sebagai lembaga budaya yang diberi wewenang dan telah menunjukkan kiprahnya di masyarakat Bali.

“Menurut saya, Kesbangpol dengan kewenangan yang dimiliki harus mampu menjadikan Bamus Betawi sebagai organisasi yang kuat dan solid. Contohnya seperti Pecalang di Bali,” tutur Mujiyono.

Kepala Kesbangpol DKI Jakarta Taufan Bakri menegaskan komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk mendorong kemajuan Bamus Betawi. Rill/Red

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url